Visitor

Sunday, 24 July 2016

Pertemuan 14(Final)

pada pertemuan kali ini kami mahasiswa Universitas pelita Harapan angkatan 2013 dan 2014 ( Peminatan = Project management) telah mengakhiri kelas kami, pada perteman kali ini kami akan melakukan UAS 9ujian Akhir Semster), kami ssebagai kelomok 1 mengucapkan terima kasih kepad dosen kami bapak Andree. atas bimbinganya selama ini. biarlah materi yang kami share dapat berguna dikemudia hari baik untuk kami atau untuk orang lain .

Pertemuan 13


Pertuman 13

B339, Universitas Pelita Harapan



Pada pertemuan ini kami mempelajari bagaiman memonitoring dan controlling dari suatu risk

Monitoring dan Controling Risks

Tujuan :

a.       Tracking,

b.        Monitoring,

c.        Identify new Risks,

d.       ensure risks,

e.        dan mengevaluasi

f.        Improvement

Project Risk manegement, harus terintegrasi dengan Project Mangemeent Plan, jika salah satu terjadi perubahan maka yang lain harus menyesuaikan perubahannya



Dalam monitoring risks di butuhkan suatu Audit yang di lakukan secara berperiode, haus juga di lakuakn suatu pemantauan apakah risk yan telah terridentifikasi benar-benar terjadi atau tidak






Pertemuan 12


Purpose and Objectives of the Perform Qualitative Risk Analysis Process
risiko kualitatif mengaji proses analisis dan mengevaluasi karakteristik risiko proyek diidentifikasi secara individual dan memprioritaskan risiko berdasarkan disepakati karakteristik (perjanjian)
analisis risiko kualitatif mengevaluasi probabilitas bahwa setiap risiko akan terjadi dan efek setiap risiko individu pada tujuan proyek
Critical Success Factors for the Perform Qualitative Risk Analysis Process
• Kesepakatan dari stakeholder proyek adalah kriteria fundamental dan tema umum.
• Pendekatan disepakati adalah dasar kredibilitas proses.
• Disepakati definisi mengaktifkan informasi berkualitas tinggi yang akan dikumpulkan
• Akhirnya dengan kondisi ini di tempat, proses dapat dieksekusi andal, yang berkontribusi pada kredibilitas output-nya
Use Agreed-Upon Approach
• Proses ini didasarkan pada yang telah disepakati pendekatan penilaian ini yang diterapkan accross semua risiko yang teridentifikasi dalam setiap proyek
• Dengan sifat risiko proyek, semua risiko dapat dinilai sesuai dengan kemungkinan terjadinya dan dampak pada tujuan individu harus risiko terjadi.
Faktor-faktor lain dapat dipertimbangkan dalam menentukan pentingnya risiko sebagai berikut:
o Urgency (Proximity): Risiko yang membutuhkan respon waktu dekat dapat dianggap lebih mendesak untuk mengatasi.
o Manageability: Beberapa risiko yang tidak dikelola dan itu akan menjadi pemborosan sumber daya untuk mengatasinya.
o Impact Eksternal to the project: Sebuah risiko dapat meningkatkan pentingnya jika itu mempengaruhi perusahaan luar proyek
Use Agreed-Upon Definitions of Risk Terms
Penilaian risiko harus didasarkan pada disepakati definisi istilah penting, dan mereka definisi harus digunakan secara konsisten ketika menilai setiap risiko
Perform Iterative Qualitative Risk Analysis
• Keberhasilan analisis risiko kualitatif ditingkatkan jika proses ini digunakan secara berkala sepanjang proyek.
• Tidak mungkin untuk mengetahui terlebih dahulu semua risiko yang mungkin terjadi dalam suatu proyek, sehingga Identifikasi Resiko dan Lakukan proses Analisis kualitatif harus diulang secara berkala untuk risiko individu.

Tools and Techniques for the Perform Qualitative Risk Analysis Process
1. Select Risk Characteristics that Define Risks’ Importance
2. Collect and Analyze Data
3. Prioritize Risks by Probability and Impact on Specific Objectives
Priotize risks by Probability and Impact on Overall Project
4. Categorize Risk Causes
5. Documenting the results of the perform qualitative risk analysis process

Pertemuan 11

Purpose and Objectives of the Perform Quantitative Risk Analysis Process
¥ Evaluate the likelihood of succcess
¥ To estimate contingency reserves
¥ Analyzing using quantitative techniques
¥ Qualitative risk analysis
¥ Quantitative risk analysis estimates the implication of all quantified risks on project objectives
¥ The implementation of overall risk analysis using quantitative methods requires:
– Complete and accurate representation of the project objectives built up from individual project elements, e.g., schedule/cost estimate
– Identifying risks on individual project elements such as schedule activities
– Including generic risks that have a broader effect than individual project elements
– Applying a quantitative method (e.g., monte carlo analysis/decision tree analysis) that incorporates multiple risks simultaneously
¥ Results of the quantitative analysis will be compared to the project plan (baseline or current) to give management an estimate of the overall project risk and will answer important questions
Critical Success Factors for the Perform Quantitative Risk Analysis Process
¥ Success in achieving the objectives of quantitative risk analysis depends explicitly on at least the following factors
- Prior risk identification and qualitative risk analysis
- Appropriate project model
- Commitment to collecting high-quality risk data
- Unbiased Data
- Overall project risk derived from individual risks
- Interrelationships between risks in quantitative risk analysis
tools and Techniques for the Perform Quantitative Risk Analysis Process
• Tools and techniques
- Comprehensive risk representation
- Risk impact calculation
- Quantitative method appropriate to analyzing uncertainty
- Data gathering tools
- Effective presentation of quantitative analysis results
- Iterative Quantitative risk analysis:
- Information for Response Planning

Monday, 18 July 2016

Pertemuan 10


Pertemuan 10

Senin, 20 April 2016

B339, Universitas Pelita Harapan



Pada pertemuan ini kami memebahas mengenai Plan Risk Management, dimana pada section ini pembahasan lebih terfokus kepada Planning, bagaiman kita meempersiapkan Planning yang baik untuk menghadapi risk, tujuandari diadakan Planning Risk Management, adalah :

a.       Untuk mengembangkan Strategy, Strategy yang telah di Identifikasi dipikirkan sesara matang, sehingga menghasilkan hasil yang lebih baik lagi

b.       Bagaimana Risk tersebut di jalankan, setelah di pikirkan secara matang langkah selanjutnya adalah memikirkan bagaimana cara melakukan eeksekusi rencana tersebut

c.       Mengintegrasikan PRM dengan Aktivitas Project management, apakah hal yang di eksekusi dan yang telah di rencanakan sesuai dan dapat berrintegrasi dengan Projecct Managernya






Pertemuan 9


Pertemuan 9

Senin, 13 – April – 2016

B339, Universitas Pelita Harapan





Hubungan antara gagalnya peluncuran “Rocket Chalallenger VII” dengan PRM

Pada pertemuan kali ini kami belajar melalui film documenter tentang Chalanger VII yang meledak pada tahun 1986, dalam film tersebut dikatakan bahwa kurangnya penanggulangan risk yang dilakukan oleh pihak NASA, dkk. Kurangnya pengontrolan risk yang dilakukan oleh NASA. Pihak NASA sudah meengetahui bahwa Rocket Chalanger VII mengalami masalh pada beberaoa bagiannya, seperti pada bagian RING – O, tetapi mereka mengabaikannya karrena mereka terrdesak oleh perintah Presiden untuk segera meluncurkan rocket terrsebut, padahal pengujian rocket belum pernah di lakukan pada saat musim salju turun. Terdapat juga beberapa masalah yang terdapat dalam rocket Chalanger, tetapi masalah terssebut diabaikan karena adanya tekanan dari pihak presiden, dalam hal ini juga kita dapat mempelajari dari segi memanage/ mengelola risk yang ada bahwa pentingnya dukungan dari para stakeholder, dalam kasus ini di katakana bahwwa pihak stakeholder mendukung pembuatan dan peluncuran rocket Challangerr VII tetapi mereka hanya menginginkan peluncuran tersebut dilakukan secepatnya, tanpa memikirkan bagaimana resiko yang ada, dan terdapatnya konflik antara stakeholder, sehingga mereka tidak lagi berfokus pada tujuan semula tetapi hanya berfokus pada masalah masing-masing dan mereka hanya  menyelesaikan  tugasnya masing-masing.



Kesimpulan:

Kesimpulan yang kami simpulkan adalah pentingnya Project Risk Management (PRM) danpentingnya kesehatian antar project stakeholder.  Project Stakeholderr harus berfokus pada tujuan semula, walaupun pasti terjadi konflik antar project stakeholder. Jangan pernah mengabaikan setiap risk yang ada, karena walaupun risk yang terjadi  awalnya kecil tetapi lama kelamaan akan menjadi besar bahakan jika terus dibiarkan maka akan mempengaruhi kelangsungan  project tersbut sehingga akan berdampak pada kegagalan project

Pertemuan 8

Critical success factors for PRM
1. Recognize the value of risk management
2. Individual / commitment/ responsibility
3. Open and honest communication
4. Organizational commitment
5. Scale risk effort to project
6. Integrate with project management

*Definition of project risk

Project risk is an uncertain event or condition that if it occurs has a positive or a negative affet on a project's objectives.

- uncertainly = probability
- effet = impact
- two types of risk : threats (negative) and opportunities (positive) -> it is important to address both risks
- Risk are uncertain future events or conditions which may or may not occur but which would matter if the occur.

* The definition of risk includes both distinct events which are uncertain but can be clearly described and more general conditions which are uncertain but can be clearly described and more general conditions which are less specific but also may give risk to uncertainty.

* When a risk event occurs it cases to become uncertain

- Threats which occur may be called issues/ problems
- Opportunities may be called benefits

* Individual Risks and overall project risk

- Individual risks : specific events or conditions that might affect project objectives
- Overall Project Risk : The effect of uncertaintly of the project as whole

* Stakeholders Risk attitudes

A wide range of factors influence risk attitudes :

- Scale of the project
- Strengh of public commitments made about the performance of the project
- Stakeholder sensivity to issues such as enviromental impacts, industrial relations and other factors

* Iterative process

The circumtances of the project can be chased as they are planned and executed.

The amount of information available about risks will usually increase as the time goes on, hence :

- some risks will occur while others will not
- new risk will be arise or be discovered
- the charateristics of those already identified may charge

* The identification and analysis of risks should be :

- revisitiled periodically
- the progress on risk response actions should be monitored
- the action plans adjusted accordingly
- if external circumstances change significantly, it may also be necessary to revisit the risk management planning process

- The frequences and depth of reviews and updates will depend on :

- the nature of the project
- the volatility of the environment in which the project is being implemented
- the timing of other project management reviews and updates

*Communication

Project risk management cannot take place in isolation success relies heavily on communication throughtout.

* Responsibility for PRM

Roles and responsibilities for PRM should be clearly defined and communicated and individuals should be held responsible and accountable for results.